Rabu, 02 April 2014

JAGAN PERNAH RAGU TERHADAP KE'ESAAN ALLOH.

Apakah ilmu tauhid itu? Ilmu tauhid adalah ilmu yang membahas pengokohan keyakinan-keyakinan agama Islam dengan dalil-dalil naqli maupun aqli yang pasti kebenarannya sehingga dapat menghilangkan semua keraguan, ilmu yang menyingkap kebatilan orang-orang kafir, kerancuan dan kedustaan mereka. Dengan ilmu tauhid ini, jiwa kita akan kokoh, dan hati pun akan tenang dengan iman. Dinamakan ilmu tauhid karena pembahasan terpenting di dalamnya adalah tentang tauhidullah (mengesakan Allah). Allah swt. berfirman:
أَفَمَن يَعْلَمُ أَنَّمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ أَعْمَى إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُوْلُواْ الأَلْبَابِ
“Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar, sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran.”

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2008/07/16/824/mengenal-ilmu-tauhid/#ixzz2xnChokMl
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook
DO'A ITU MERUPAKAN NAFAS IBADAH.



DO’A

Auudzubillahi minnas syaitonnirojiim... Bismillah hirahmannirahhiim...Alhamdulillah hirabbil aalamiin...hamdan syakiriin...hamdan naimiin...hamday yuwafii ni amahuu wayukhafii maziidah, Yaa robbanaa lakal hamdu kamaa yamba qhii lijalailli wajikal khariim, Wa azhiimi sulton...Alloh humaa innaa nassholukal hudaa wattuqoo wal afafaa wal qhina wal istikhomaah...Wahusnal khotiimaah, Alloh humma firlanaa wawaalidiinaa...walli jamiil musliminnaa wal muslimmaat...Wal muminiinna...wal mukminnaat... Al ahya iminhum wal amwaati.... innakaa samiiun qoriibun muji budaa awaat...waqqoo dhiyal hajaat...Alloh humaa arinal haqqo haqqkan warzuknat tibaa ah wa arinal baathila bathilan war juknaj tinaabah, Robbanaa zhalamnaa anfussanaa wa illam faqh firlannaa...wa farhamnaa lannaa kunnanaa minnal khasiriin...Robannaa aatinnaa fitdunyaa hasanah wafil aakhirotti hassanah waaqinna adzaabannaar...waa shollollohuu alaa khairi kholqihii sayidinnaa muhhammadiw wa alaa alihii wa shohbihii wabbaroka wassalam...wal hamdulillahi robbil alaamiina...... ?


DA’WAAHUM FIIHAA SUBHAANAKALLAAHUMMA WA TAHIYYATUHUM FIIHAA SALAAM(un), WA AAKHIRU DA’WAAHUM ANIL HAMDU LILLAAHI RABBIL AALAMIIN(a).

Selasa, 02 Juli 2013

Nasehat


Sabar iku ingaran mustikaning laku
Artinya:

Bertingkah laku dengan mengedepankan kesabaran itu ibaratkan sebuah hal yg sangat indah dalam sebuah kehidupan



Sabar iku lire momot kuwat nandhang sakehing coba lan pandhadharaning ngaurip
Artinya:

Sabar itu merupakan sebuah kemampuan untuk menahan segala macam godaan dalam hidup, yg tentunya nanti bisa untuk mendewasakan diri kita masing-masing

Sasindiran

Cangkang cau di pulungan
Cangkang leupeut di piceunan
Ari hulu di tiungan
Ari …….. di bikeunan
nendeun siwur luhur sumur
nuna batok waah gula
rejeung batur kudu akur
ulah osok parasea…
bangbara dina bangbarung kulit munding ka hujanan…..
sangsara d jero padum gulang guling ngan sorangan,,,
kapinis di adu layung macokan kembang kalapa …
nugelis tara di tiung duruken sene narakaaaa,,,,,,,
te boga suluh te boga beas
pamajikan ngajak d gawe
sok hayang ka kadipaten
meli bandeng salawean
sok hayang jd panganten
ngarah mineng ganti pakean
salawe dua lima
sate kodok d colok-colok
awewe jaman ayena
make anderok pa pondok-pondok
ka Bandung kuring ka bandung
sukajadi keur marema
kaduhung kuring kaduhung
heunte jadi ka manehna
diputer-puter paseukna
ari pek beunang talina
diincer-incer lanceukna
ari pek meunang adina
hahaha….lumayan we eta mah

Pantun Bogor

Rincik rincang rincik rincang
aya roda na tanjakan
sidik pisan sidik pisan
nyai teh bogoh ka akang
Kembang cula kembang tanjung
kembang sagala domdoman
rek sabulan rek sataun
moal weleh diantosan
belah duren d mlam hari
blah nangka d siang hari
babeh kren bnyak yg nyari
pas ketemuan pd lari….
lamun maneh BOGA keris
sok paehan lak hiu
lamun maneh bisa basa inggris
sok naon artina LOVE U
jalan-jalan ka kota bogor
tong poho meli batagor
aya naon di jero kolor
hiji pestol dua pelor

Senin, 17 Juni 2013

HO NO CO RO KO dibagi 4.



HO-NO-CO-RO-KO . Artinya : Ada utusan, Ono utusan.

DHO-TO-SO-WO-LO. Artinya : Sesama utusan mempertahankan perintah.

PO-DO-JO-YO-NYO. Artinya ; Keduanya sama-sama dikdaya(sama-sama sakti).

MO-GO-BO- THO-NGO. Artinya : Keduanya menjadi bangkai(mati sampyuh,mati bersama). 
Kesimpulanya : Doro dan Sembodro yang mendapatkan perintah atau mandat dari sang Guru yaitu Aji Soko, dalam hal ini, Doro diperintahkan oleh Aji Soko agar tidak memberikan keris saru tomo kepada siapaun kecuali Aji Soko sendiri sebagai pemiliknya. Sedangkan Sembodo sebagai murit ke dua dari Aji Soko mendapatkan perintah dari Ajisoko   agar mengambil keris Sarutomo dari Doro, keduanya adalah murit yang taat terhadap perintah guru, sehingga terjadi perkelahian yang mengakibatkan keduanya tewas,atau disebut menjadibangkai, Dalam hal ini keduanya mati dalam keadaan mempertahankan kebenaran.

Selanjutnya ada kemiripan terhadap kisah mbah Marijan sebagai abdi kraton yokyakarta yang mana mendapatkan perintah agar menjaga Gunung merapi, ketika itu gunung merapi sedang aktif, hari demi hari mengeluarkan larfa, polkanik, disertai awan panas sehingga dari pemerintah setempat memerintahkan agar masyarakat sekitar pergi meninggalkan lereng gunung,lantas mengapa mbah Marijan tidak meninggalkan  gunung...? Karena mbah Marijan adalah abdi yang taat terhadap perintah Raja, dalam hal ini adalah Sri Sultan ke X , kesimpulan dari kematian mbah Marijan adalah mati sebagai prajurit yang taat terhadap perintah, andai kata pada waktu itu mbah Marijan meninggalkan gunung, maka akan dianggap sebagai prajurit yang meninggalakan pertempuran atau kata lain tinggal glanggang colong playu.

Aksara Jawa.



HO : Halam Husik Huwis Huwng.
Artinta : Dunia ini ada karena dikehendaki oleh Tuhan,dan Hidup serta kehidupan itu hanya sekedar melaksanakan perintah serta mejalani takdirNya.

NO :Nolo Nalar kang werdinipun.
Artinya : orang hidup itu selalu menggunakan naluri serta mengedepan kan akal.

CO : Cunduk Cancut kang werdinipun.
Artinya : Cawe-cawe sawetawis lamun manungso kuwi wispodo cocok.

RO :Ruruh raras angrarasrum kang tondone adu rerepon.
Artinya: Agar terjadi keselarasan maka haruslah selalu musyawarah untuk menemukan jalan terbaik.

KO : Kineker karekat ing bhatin kinodrat lamun tan kelakon.
Artinya : dalam diri manusia tertanam keinginan,daya upaya yang kuat dalam menuju kehidupan yang terbaik, Namun jika terjadi kegagalan, itu merupakan kehendak Tuhan.

Dho : Dalan delenging andaraung manungso iku kang dadi padon.
Artinya : Perjalanan hidup dibumi seolah tidak bertepi disebabkan oleh adanya hitam putih, baik buruk, hidup mati, kaya miskin, susah senang, siang malam, keadaan yang demikian itu menyebabkan ketidak pastian dalam menentukan sikap, sehingga yang terjadi hidup penuh dengan ketidakpastian dan kekecewaan serta perselisihan. Itulah kenyataan kehidupan didunia nyata, memang harus demikian.

Tho : Manungso urip neng alam ndonyo kudu tatak, tanggon,kalawan tekat .
Artinya : Kita hidup dibumi ini hendaknya mempunyai sikap teguh,mempunyai kekuatan, keimanan, prinsif, didorong dengan keinginan yang besar dalam menuju sebuah cita-cita mulia.

So : Suminggahing laku sisip sasarane den sasak, paetane kudu saguh.
Artinya : Terjadinya penyimpangan dalam laku para pejabat, kiai,ulama,ustad,pastur,pendeta,dande,wiku,resi,orang orang yang telah menjadi panutan,orang orang yang sudah dipercaya, disebabkan oleh kesanggupan yang tidak disertai dengan jiwa amanah sehingga terjadilah koropsi, manipulasi, tipu tipu, dalam setiap kesempatan.

Wo : Wani waspodo ing semu.
Artinya : Mempunyai keberanian, kewaspadaan, didalam menyikapi sesuatu hal yang belum pasti, maksudnya manusia itu tidak tau apa yang akan terjadi,namun senantiasa siap sedia dikala terjadi hal yang tidak di inginkan.

Lo : Manungso urip kuwi ojo demen lelamisan.
Artinya : Manusia hidup dibumi ini jangan suka mencla mencle, suka berbohong, tanamkan kejujuran didalam Diri pribadi, jika tidak maka katakan tidak, jika iya maka katakan iya.

Po : Sipating pandito ojo demen pasulayan.
Artinya : kita semuanya yang sudah mempunyai gelar, menjadi Ki ai, Guru besar, pendeta, Resi , Dande, Cendekiawan, begawan, seharusnya, sebaiknya, menghindari pertikaian,perpecahan, guna untuk menjaga kelangsungan hidup didalam damai,damai didalam Tuhan.

Do :Delek delek yen manungso kuwi wis podo gadhok.
Artinya : Perjalanan hidup manusia di bumi itu disertai berbagai masalah,jika pribadinya tidak mampu memahami jalan terbaik maka akan bertemu jalan yang mentok ( kebingungan).

Jo : Jagad gede jagad cilik manungso kuwi bakale anjok.
Artinya : Jagad raya ini dan jasad manusia semuanya akan kembali musnah sebagai mana bumi langit seisinya pada waktu itu  belum di ciptakan.simpelnya semuanya kembali kepada Tuhan.

Yo : Manungso urip kuwi ojo demen miyar miyur.
Artinya : Manusia hidup itu jagan memelihara sikap yang tidak pasti, kata lain jangan seperti air diatas daun talas.

Nyo : Manungso urip kuwi ojo demen nyeyamah marang ing liyan.
Artinya : Manusia hidup itu jagan suka meremehkan, meng olok olok orang lain.
Karena sifat yang demikian itu tidak terpuji.

Mo : Makuto, makutem, mangku teteran.
Artinya : manusia hidup itu harus bisa membedakan antara baik dan buruk, anggah ungguh, pantas dan tidak pantas, serta mampu menempatkan dirinya pada posisi yang tepat.

Go : Golong gulik saeko kapi.
Artinya : kita semuanya harus bahu membahu menciptakan kerukunan , asah asih asuh untuk membangun kekuatan, kerukunan ,kedamaian, keseimbangan dalam menuju kemakmuran.

Bo : Badan bibit bobot guno kalawan baboting badan satuhu.
Artinya : Jasad manusia itu didalamnya ada bibit dari Tuhan jika dipahami maka jasad ini akan berguna buat sesama selama ia hidup didunia sesuai dengan amanah Tuhan.

Tho : Manungso urip ojo demen cecluntangan.
Artinya : manusia hidup itu jangan suka melek,menginginkan yang bukan miliknya.

Ngo : Ngalangut Urip Iro lamun wong urip iku ora ngerti sejatineng urip.
Artinya : Manusia hidup di dunia ini jika tidak memahami dari mana dirinya berasal, untuk apa di dunia ini, dan hendak kemana setelah itu, maka dalam menjalani hidup terasa lama, seolah olah hidup tidak ada ujung nya.